​
Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label seorang. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Maret 2014

Gaji Bagi Seorang Pekerja Di Syarikat Google


Google telah lama diketahui sebagai tempat terbaik untuk bekerja. Mereka menawarkan makanan percuma, tempat bersenam, tempat berehat dan potong rambut profesional di pejabat mereka di California. Lihat gambar pejabat Google VS Yahoo Di sini .Perkara tersebut telah menjadikan mereka syarikat pilihan pekerja dari seluruh perniagaan yang ada di dunia.
Selain dari persekitaran tempat kerja yang relax dan makan free mestilah gaji pekerja Google menarik juga kan. Tahukah anda berapa gaji pekerja-pekerja Google?
Data berikut tidak terlalu mudah dicari, jika anda tidak percaya, anda boleh search di Google.
Berikut adalah statistik gaji pekerja Google yang cukup menarik.
1. Google Programmer di Phoenix – $174,000 setahun
2. Google Programmer di California – $197,000 setahun
3. Google Programmer di Chicago – $222,000 setahun
4. Google Programmer di New York – $242,000 setahun
(menurut Indeed.com)
Itu hanya gaji… apa lagi yang ditawarkan Google kepada pekerjanya?
1. Google akan membayar $8,000 setahun jika anda mahu sambung belajar. Mereka hanya mengharapkan keputusan gred “B”.
2. Jika anda memperkenalkan seorang pekerja untuk menjadi staff Google dan mereka bertahan untuk 60 hari, Google akan membayar $2,000 kepada anda.
3. Jika anda hendak mengambil anak angkat, Google akan memberikan $5,000 untuk urusan legal dan kos.
4. Bergantung kepada berapa lama anda bekerja di Google, anda akan mendapatkan sehingga dengan 25 hari bonus hiburan dalam setahun.
Satu lagi perkara yang menarik dari segi pendapatan pekerja Google, menurut New York Times, kira-kira ada 1,000 pekerja Google yang mempunyai saham dengan nilai $5 juta dollar.
Masih menurut New York Times, setiap pekerja yang bersama Google untuk setahun sahaja memiliki nilai lebih dari $250,000.
Pesaing google mengatakan bahawa programmer Google telah menikmati 50% kenaikan gaji dalam beberapa tahun terakhir ini.
{ Read More }


Sabtu, 30 November 2013

Misteri Air Mata Darah Seorang Bayi di Tangerang

 Mungkin Anda sering mendengar istilah menangis darah untuk menunjukkan takar kesedihan yang luar biasa. Namun di Tangerang, ada seorang bayi yang benar-benar mengeluarkan darah dari matanya saat menangis.

Namanya, Muhamad Rehan. Bayi yang lahir 21 Oktober 2011 itu sudah lima kali mengeluarkan air mata darah saat menangis kencang. Pertama kali saat ia berusia lima hari.
Muhamad Rehan, bersama sang ibu dan ayah

Orangtua sempat mempat membawanya ke dokter spesialis mata di Kabupaten Bojong, Tangerang. Namun, tak ada diagnosis yang mereka terima. "Kata dokternya nggak apa-apa, kondisi Rehan normal," ujar sang ibu, Siti Muamalah.

Perkataan dokter mungkin menenangkan di awal. Namun, mereka kembali panik saat darah kembali mengucur dari bola mata putranya. Atas bantuan Dinas Kesehatan, Rehan kini dalam penanganan Rumah Sakit Umum Daerah Tangerang.

Penanganan dimulai dengan pemeriksaan darah di laboratorium, pada awal pekan ini. Keluarga berharap gangguan kesehatan yang menimpa anaknya segera terdiagnosis.
Calvino Inman

Kasus semacam itu pernah menimpa sejumlah warga di mancanegara. Salah satunya adalah Calvino Inman, remaja laki-laki 17 tahun asal Tennessee, Amerika Serikat, yang bisa mengeluarkan darah dari matanya tiga kali sehari. Tak hanya ketika sedih, darah segar kerap mengucur dari matanya tanpa sebab.

Dr Barrett G Haik, Direktur Hamilton Eye Institute Universitas Tennessee, menyebut kasus menimpa Calvino sebagai haemolacria atau penyakit menangis darah. Umumnya, menimpa mereka yang mengalami trauma ekstrim atau cidera serius di kepala.
Rashida Khatoon

Haik mengatakan penyebab haemolacria masih misteri di dunia medis. Berdasar studi yang ia terbitkan di Journal of the American Society of Ophthalmic Plastic and Reconstructive Surgery, hanya tercatat empat kasus air mata darah selama Februari 1992 sampai Januari 2003.

Dari sedikit pengidap haemolacria, ada Rashida Khatoon, 27 tahun, dan Twinkle Dwivedi, 15 tahun. Dua warga India itu juga membuat pusing sejumlah dokter spesialis di negaranya. Mata keduanya kerap melelehkan darah segar tanpa sebab.
Twinkle Dwivedi

Sama seperti Calvino, lelehan darah yang muncul dari mata Rashida dan Twinkle selalu disertai sakit kepala tak tertahankan. Bola mata pun terasa perih.

Sementara Calvino dan Rashida masih bisa beraktivitas normal, Twinkle harus menjalani perawatan intensif. Yang paling memprihatinkan kondisi Twinkle. Tak hanya dari dua bola mata, darah segar juga merembes dari selaput mulut, telinga, hidung, kulit leher, dan telapak kakinya.
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest