​
Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ibu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Desember 2013

Eina Nak Saman Ibu Kekasihnya Dakwa Wanita Itu Kurang Siuman!

Eina Nak Saman Ibu Kekasihnya, Dakwa Wanita Itu Kurang Siuman!


SUSULAN kontroversi tiga penjuru yang menimpa pelakon, Eina Azman dengan ibu kepada pelakon, Afiq Muiz dan pelakon lelaki terbabit, Eina hari ini menegaskan untuk menyaman Hasliza Mohamad kerana kegagalan wanita itu membuat permohonan maaf secara terbuka.
Minggu lalu, Eina memberikan tempoh selama tujuh hari kepada ibu Afiq untuk meminta maaf kepadanya secara terbuka selepas didakwa menyebarkan fitnah ke atas dirinya.
Ketika ditanya soal penerimaan Afiq terhadap hasratnya untuk menyaman Hasliza, pelakon Mimpi Cinderella itu mengakui tidak mendapat tentangan dari Afiq.
“Afiq OK saja. Afiq pun ada cakap dengan Eina, Eina perlu pertahankan hak Eina sebab dia (ibu Afiq) sudah memalukan Eina tanpa bukti yang kukuh.
“Eina tak tahu nak cakap. Kalau Eina cakap, nanti orang kata Eina kurang ajar pula. tapi Eina rasa, mak Afiq kurang siuman kot. Orang dah bagi notis tujuh hari pun, dia masih tidak takut…sedangkan dia tak ada bukti. Dia masih nak lawan,” katanya kepada Sinar Harian Online ketika dihubungi, hari ini,
Menegaskan mempunyai bukti terhadap ‘serangan’ dari pihak Hasliza, Eina tetap meneruskan hasrat untuk menyaman wanita berusia 48 tahun itu.
“Tapi tak apa, kita teruskan (saman). Kita tengoklah nanti siapa, menang siapa kalah. Mak dia memang tak ada bukti. Apa yang dia cakap adalah fitnah,” katanya.
Eina yang dikaitkan dengan kisah Hasliza yang mendakwa Afiq Muiz sebagai anak derhaka, menyifatkan kontroversi tersebut sebagai murahan.
“Boleh tanya dengan Afiq, sepanjang masalah ini, siapa yang ada dengan dia? Mak dia ke keluarga dia ke atau Eina dan keluarga Eina?
“Memang Eina tak ada masalah dengan Afiq. Sehinggalah mak dia mencetuskan kontroversi murahan seperti ini. Pada Eina, ini adalah kontroversi murahan yang meminta simpati,” katanya. – Sinar Harian Online
{ Read More }


Jumat, 29 November 2013

Karena Semangkok Bakmi jangan Lupakan Jasa IBU mu



Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang.

Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.

Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?”
”Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu
“Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.

Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.

“Ada apa nona?” tanya si pemilik kedai.

“Tidak apa-apa, aku hanya terharu” jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi, tetapi, ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.

Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata, “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”

Ana, terhenyak mendengar hal tsb. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal tersebut? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.

Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang”.

Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.

Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.

Seringkali kita menganggap pengorbanan mereka merupakan suatu proses alami yang biasa saja; tetapi kasih dan kepedulian orang tua kita adalah hadiah paling berharga yang diberikan kepada kita sejak kita lahir.

 http://www.dhaniels.com/2011/10/karena-semangkok-bakmi-jangan-lupakan.html#ixzz1b6QFABPx
{ Read More }


Jumat, 15 November 2013

Bisnis dirumah ibu rumah tangga

Bisnis dirumah ibu rumah tangga – Jika anda seorang ibu rumah tangga dan mempunyai waktu yang cukup luang disamping mengerjakan pekerjaan rumah. Ada baiknya anda untuk mencoba menjalankan bisnis di rumah yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan. Aktivitas seperti itu tentunya juga akan sangat bermanfaat bagi anda dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari – hari.

Bisnis dirumah ibu rumah tangga

Salah satu bisnis di rumah ibu rumah tangga yang masih sangat berpeluang cukup besar mendapatkan keuntungan serta hanya membutuhkan modal yang kecil seperti Jasa pembuatan bingkisan ulang tahun. Mengapa bisnis ini mempunyai prospek ke depan yang baik? Hal tersebut dikarenakan masih sedikitnya usaha – usaha seperti ini di masyarakat yang tidak didukung dengan tingkat pertumbuhan penduduk yang semakin besar.

Biasanya bisnis di rumah ibu rumah tangga dalam sektor jasa pembuata bingkisan ulang tahun mempunyai target pasar untuk kalangan usia 15 tahun ke bawah. Jika anda mempunyai seorang anak ataupun perkumpulan ibu – ibu rumah tangga, peluang anda mendapatkan keuntungan pun semakin besar dengan berpromosi ke mereka.

Namun demikian, semua harus disesuaikan dengan daya beli masyarakat. Anda pun perlu menyiapkan berbagai macam daftar – daftar harga produk yang ditawarkan, dari harga termurah hingga harga yang sangat mahal, sehingga para konsumen dapat menentukan mana produk yang sesuai untuk mereka gunakan.
{ Read More }


IconIconIconFollow Me on Pinterest